"Budaya Positif melalui Pembentukan Kesepakatan Kelas"

oleh : PGP-ANGK 3-KABUPATEN KARAWANG-

TONI SUPRATMAN-1.4A.10.2-AKSI NYATA

Latar Belakang

Pembentukan karakter yang diinginkan tentunya membutuhkan proses pembinaan dan pembiasaan, sehingga bisa menjadi sebuah kebudayaan, sesuai UU Sisdiknas pasal 4, ayat 3, pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab.

Pembentukan karakter yang di bentuk di sekolah hendaknya mampu mendorong murid untuk berperilaku terpuji dan bertanggung jawab baik di lingkungan sekolah maupun di masyarakat.

Dalam membentuk karakter disekolah salah satunya dengan pegembangan budaya positif. Salah satu bentuk budaya positif yang dikembangkan di sekolah adalah disiplin positif. Disiplin positif adalah disiplin tanpa ancaman atau tanpa hukuman dan tanpa paksaan. Penerapkan disiplin positif di sekolah dapat meningkatkan kesadaran murid dalam membentuk karakter positif. Disiplin positif bisa dibentuk dengan membuat kesepakatan kelas antara guru dan murid dalam bentuk kesepakatan kelas, sehingga murid merasa terlibat dan bertanggung jawab dalam menjalankan disiplin yang disepakati.

Keterlibatan seluruh murid dalam membentuk kesepakatan kelas merupakan salah satu penunjang dalam keberhasilan keterlaksanaannya kesepakatan kelas yang disepakati dan berkomitmen bersama. Semua murid mengambil perannya masing-masing. Semua murid mempunyai hak yang sama dalam menyampaikan pendapatnya tentang kelas impian yang ingin diinginkan sehingga suasana pembelajaran yang akan diterapkan sesuai dengan yang harapkan.

Kesepakatan kelas adalah upaya mencurahkan harapan, impian dan keinginan-keinginan murid dengan menuliskan pernyataan kesepakatan kelas dan menuangkannya dalam karton atau bentuk poster dan menempelkannya di dinding ruang kelas tetapi kesepakatan kelas ini berfungsi sebagai media control diri murid, komunikasi dalam menciptakan perilaku dan berkarakter positif di sekolah dimana peran murid adalah sebagai subjek pembelajaran. Kesepakatan kelas diharapkan mampun dipahami dan dilaksanakan secara sadar oleh murid sendiri dengan penuh rasa tanggung jawab dan rasa menghargai diri terhadap apa yang dibuat dan disepakati bersama.

Deskripsi Aksi Nyata

Kesepakatan kelas berisi pernyataan positif yang dibuat bersama antara murid dan guru. Langkah-langkahnya antara lain:

1.   Guru mengajak murid berfikir/membayangkan tentang kelas impian yang diinginkan seperti apa.

2.   Guru meminta murid untuk membayangkan tentang keadaan kelasnya, keadaan gurunya, murid-muridnya di dalam kelas seperti apa mereka bersikap, bertutur kata, wajah-wajah mereka berekpresi seperti apa.

3.   Guru mendengarkan jawaban murid tentang seperti apa kelas impian mereka dan bagaimana cara mewujudkannya.

4.   Guru juga menanyakan bagaimana suasana pembelajaran yang murid inginkan.

Murid dengan antusias mengeluarkan pendapat mereka dan menuliskannya semua pendapat dari masing-masing murid.

Setelah semua poin kesepakatan dibuat dan tidak ada perubahan (penambahan atau pengurangan) maka murid mulai menuliskan poin-poin kesepakatan tersebut dan menempelkannya pada kertas karton dan ditempel di dinding ruang kelas.

Guru menjelaskan bahwa kesepakatan kelas bertujuan untuk membentuk budaya positif di kelas dan juga untuk membiasakan diri seluruh murid untuk tetap semangat belajar dan selalu menanamkan nilai-nilai kebajikan kepada diri murid.

Hasil Aksi Nyata

Setelah dilaksanakannya aksi nyata ini hasilnya dihasilkan sebuah kesepakatan kelas yang  menjadi panduan murid selama proses pembelajaran di kelas. Dengan Kesepakatan kelas diharapkan mampu menumbuhkan budaya positif dari dalam diri setiap murid yaitu pembiasan-pembiasaan karakter baik/ positif/nilai-nilai kebajikan yang sudah tercantum pada kesepakatan kelas yang sudah dibuat.

Keberhasilan Dan Tantangan dalam Penyusunan Kesepakatan Kelas

Keberhasilan

Keberhasilan dalam aksi nyata ini adalah: Menghasilkan sebuah kesepakatan kelas yang dibuat bersama-sama oleh seluruh anggota kelas tanpa terkecuali. Keberanian murid dalam mengeluarkan pendapat/usulan tentang kelas impian mereka dan dituangkan dalam poin-poin kesepakatan kelas.

Tantangan

Tantangan yang dihadapi adalah: 1. Terkendala waktu proses pelaksanaan kesepakatan kelas tidak maksimal karena kelas tersebut dibagi jadi dua sesi (50% Pembelajaran Tatap Muka Terbatas karena pandemi covid-19). 2. Membuat seluruh murid konsisten menjalankan kesepakatan kelas yang telah dibuat bersama. Kemudian bagaimana apabila kesepakatan kelas yang telah dibuat tidak berjalan secara maksimal. Di sinilah peran guru sebagai manager, untuk menuntun dan melakukan evaluasi kenapa kesepakatan kelas tidak berjalan, kemudian mencari solusi bagaimana agar kesepakatan kelas dapat berjalan atau langkah – langkah apa yang harus diambil agar kesepakatan kelas berjalan dengan baik. Kuncinya adalah komunikasi dan murid ikut dilibatkan untuk berdiskusi mencari solusi secara bersama-sama.

Rencana Perbaikan

Perbaikan pelaksanaan aksi nyata ini adalah dalam penyusunan kesepakatan kelas ini akan direncanakan dengan baik lagi dari waktu dan urutan kegiatannya. Waktunya akan direncanakan awal semester genap dan diharapkan seluruh murid harus ikut peran bagian dalam mengemukakan pendapat/usulnya tentang kelas impian yang diinginkan. Selanjutnya kesepakatan kelas harus ditandatangani oleh seluruh murid kelas tersebut sebagai bentuk persetujuan atas kesepakatan yang telah dibuat bersama.

Dokumentasi

Poin-poin kesepakatan kelas terlebih dahulu ditulis di kertas kecil dan ditempel pada kertas karton


Kesepakatan Kelas


Pembuatakan Kesepakan Kelas



Pembuatan Kesepakatan


Hasil kesepakatan kelas




             

Kegiatan berbagi pemahaman Penerapan Budaya Positif di Sekolah

Sosialisasi Penerapan Budaya Positif 



            

 

  














TESTIMONI GURU

Nama; Siti Nurchanifah, S.Pd.

 


 

 

TESTIMONI MURID

SABRINA Kelas 9A

 



 

1.     Link Video:   https://youtu.be/jE7AWspKKYs

Alamat Blog Individu: tonisupratman75@blogspot.com

Komentar