Ruang Kolaborasi Modul 2.2. Pembelajaran Sosial Emosional
1. KEGIATAN PENERAPAN PEMBELAJARAN SOSIAL EMOSIONAL YANG SUDAH DILAKUKAN: JENJANG SMP
No | Cara Penerapan | Ruang Lingkup | Bentuk Pembelajaran Sosial Emosional | KSE yang dikembangkan | Yang dilakukan guru | Hal penting yang harus disampaikan kepada murid |
1. | Murid bercerita pengalaman bakti sosial pada kegiatan HBI | Terintegrasi dalam Mata pelajaran | Empati | 1. Kesadaran diri 2. Kesadaran sosial | Memberikan apresiasi dan penguatan | Berbagi dan peduli dengan sesama |
2. | Jumat Beramal | Kegiatan Rutin di luar kegiatan pembelajaran | Empati | 1. Kesadaran diri 2. Kesadaran Sosial
| Guru meminta murid untuk mengumpulkan infak seikhlasnya untuk membantu orang yang tidak mampu | 1. Untuk melatih dan menumbuhkan kesadaran sosial peduli terhadap sesama 2. Membiasakan untuk bersedekah atau beramal |
3.
| Pembentukan kelompok dalam belajar | Terintegrasi dalam Mata pelajaran | 1. Berbagi peran 2. Saling menghargai dan menghormati pendapat orang lain | 1.Kesadaran diri 2.Pengelolaan diri 3.Kesadaran sosial 4. Keterampilan membangun relasi 5.Pengambilan keputusan yang bertanggung jawab | 1. Membimbing dan mengarahkan murid dalam pembentukkan kelompok 2. Murid di himbau untuk saling membantu dalam memahami pelajaran | 1. menghargai hasil musyawarah/kesepakatan bersama 2. komitmen 3. Menghargai/menerima perbedaan |
4. | Embun pagi | Protokol dan merupakan Kegiatan Rutin di luar kegiatan pembelajaran | Penerapan 5 S (senyum, salam, sapa,sopan dan santun) | 1. Kesadaran diri 2. Pengelolaan diri 3. Kesadaran sosial | 1. Datang lebih awal dari murid 2. Guru menunggu murid di depan pintu gerbang dengan senyum dan sapaan yang ramah | 1. Menghargai waktu 2. Menumbuhkan budaya malu datang terlambat 3. Menumbuhkan semangat 4. Murid membalas salam dan sapaan guru dengan ramah untuk menumbuhkan budaya sopan, santun dan interaksi sosial. |
5. | Jumroh (Jum’at rohani) | Kegiatan Rutin di luar kegiatan pembelajaran | Melatih keimanan dan ketakwaan pada sang Pencipta Pembentukan karakter spiritual | 1. Kesadaran diri 2. Kesadaran sosial | 1. Guru membimbing murid membaca asmaul husna, surat yasin dan sholawat 2. Guru Membimbing murid dengan memberikan siraman rohani | 1. Pemenuhan kebutuhan rohani untuk ketenangan hati dan jiwa 2. Mengingatkan murid hal-hal yang boleh dilakukan dan yang dilarang oleh agama |
6. | Lisa (Lihat Sampah Ambil) | Protokol (Budaya positif dan Tata tertib di sekolah) | Bekerjasama dalam kebersihan lingkungan sekolah | 1. Kesadaran diri 2. Kesadaran Sosial 3. Keterampilan membangun relasi | Guru mengajak murid untuk membiasakan diri menjaga kebersihan lingkungan, ketika melihat sampah langsung ambil dan buang ditempat sampah | 1. Menumbuhkan sikap gotong royong menjaga kebersihan lingkungan sekolah 2. Menumbuhkan sikap mencintai kebersihan |
2. KEGIATAN PENERAPAN PEMBELAJARAN SOSIAL EMOSIONAL YANG AKAN DILAKUKAN : JENJANG SMP
KSE yang dikembangkan | Ruang Lingkup | Cara Penerapan | Bentuk Penerapan Pembelajaran Sosial Emosional | Yang Dilakukan Guru | Hal penting yang harus disampaikan kepada murid |
Kesadaran Diri | Protokol (Budaya Positif-tata Tertib) | 1. Membuat keyakinan kelas
| 1. Menumbuhkan budaya positif 2. Membuat komitmen
| 1. Guru menyediakan kertas dan alat tulis untuk membuat keyakinan kelas 2. Guru bersama dengan murid membuat kesepakatan keyakinan kelas | 1. Komitmen bersama 2. Konsekuen dengan keputusan bersama
|
| Rutin -Terintegrasi dalam Pembelajaran | 2. Menjadwal kegiatan memimpin doa secara bergiliran | Membuat komitmen | Guru membuat jadwal | Menyepakati jadwal yang sudah dibuat |
| Rutin -Terintegrasi dalam Pembelajaran | 3. Menuliskan jurnal pribadi/What do you feel today?/membuat jam dinding emosi | Menumbuhkan kebiasaan hidup teratur/disiplin | Guru menyiapkan lembar jurnal | 1. Membiasakan hidup teratur 2. Melatih literasi menulis |
| Rutin -Terintegrasi dalam Pembelajaran | 4. Fokus pada penjelasan/instruksi guru | Melatih konsentrasi | Guru memberikan instruksi dengan jelas dan mudah dipahami | Menghargai orang yang sedang berbicara di depan |
| Rutin | 5. Menjadi pendengar yang baik | Keterampilan mendengarkan | Guru menyampaikan suatu topik dengan cara yang menarik | Menghargai orang yang sedang berbicara di depan |
Pengelolaan Diri
| Terintegrasi dalam pelajaran | 1. Memberikan tugas proyek
| 1. Disiplin waktu 2. Inovatif
| 1. Guru memberikan tugas proyek untuk dikerjakan secara individu dan Guru Memberikan tenggat waktu dalam pengerjaan proyek tersebut | Menjelaskan pentingnya melaksanakan kewajiban dan tanggung jawab
|
| Protokol |
2. Melakukan kegiatan : ● Menarik napas-hembuskan lakukan sebanyak 3x ● Menghilangkan semua pikiran negatif dari pikiran kita. ● Berpikir dari sudut pandang positif. ● Menjadi bahagia dengan hal-hal yang kecil dan sederhana sekalipun. ● Berbicara pada diri sendiri bahwa kita hebat dan mampu. | 1. Pembiasaan penggunaan kata-kata positif 2. Selalu memberikan respon positif pada orang lain 3. menumbuhkan kepercayaan kepada orang lain
| 1. Setiap selesai Guru membimbing siswa untuk melakukan mindfulness 2. Guru selalu mengajak siswa untuk mengucapkan “saya hebat, saya bisa” dengan menepuk pundak sebelah kiri
| 1. Belajar mengekspresikan perasaan dan emosi 2. Belajar berpikir positif 3. Pintar boleh, namun harus selalu rendah hati 4. Jangan mudah berputus asa 5. Memotivasi murid untuk bersemangat dan lebih percaya diri
|
| Terintegrasi dalam pelajaran | 3. Berkomunikasi dengan orang-orang yang positif pula. | Menumbuhkan relasi positif | Guru memberikan tugas untuk mewawancarai tokoh-tokoh inspiratif di lingkungan kemudian menceritakannya di depan kelas | Melalui komunikasi dengan tokoh inspiratif bisa menumbuhkan sikap positif dalam diri
|
| Terintegrasi dalam pelajaran | 4. Pembelajaran melalui Imitasi/ meniru tokoh idola | Memiliki tokoh idola yang inspiratif | 1. Guru memberikan ice breaking bermain peran pada waktu pembelajaran 2. Guru menceritakan seorang tokoh yang memiliki semangat besar dalam belajar | Memilih tokoh idola yang inspiratif dan bisa memotivasi diri |
| Rutin di luar pembelajaran | 5. Bimbingan konseling | Menumbuhkan pengelolaan diri yang baik untuk murid | 1. Guru berkoordinasi dengan guru Bp/bk untuk melakukan bimbingan konseling di kelas setiap seminggu sekali | Menjelaskan pengelolaan diri yang baik untuk murid agar murid bisa lebih mengefektifkan waktu dan megoptimalkan kemampuan dalam dirinya |
Kesadaran Sosial
| Protokol budaya positif | 1. Kegiatan Jum’at bersih
| Kolaborasi Empati
| 1. Guru bersama dengan murid membersihkan ruang kelas dan area sekitar sekolah 2. Guru mendampingi murid selama kegiatan | 1. Pentingnya melakukan kerja bakti/gotong royong dalam menjaga kebersihan 2. Membangun kesadaran untuk selalu peduli dengan kebersihan lingkungan
|
| Protokol budaya positif | 2. Menjenguk teman/guru yang sedang sakit. | Empati | Guru mengajak murid untuk menjenguk murid/guru yang sedang sakit | 1. Berbagi kebahagiaan dengan orang yang sedang sakit 2. Memberikan semangat dan motivasi untuk orang lain |
| Terintegrasi dalam pelajaran | 3. Kunjungan /outing class ke tempat yang bisa membangkitkan kesadaran sosial | Empati | Guru mengajak murid melakukan kunjungan atau outing class ke panti asuhan | 1. Mengembangkan rasa peduli murid dengan orang lain dan terhadap lingkungan sekitar 2. Tidak berpangku tangan melihat kesusahan orang lain 3. Bersyukur terhadap keadaan diri sendiri |
| Rutin diluar pembelajaran | 4. Kegiatan anti bullying/perundungan | Menumbuhkan sikap anti bullying/perundungan | Guru memilih 30 orang murid untuk menjadi agen perubahan | Mengingatkan murid agar membantu temannya bila ada yang menjadi korban bullying dan jangan menjadi Pelaku bullying |
| Rutin di luar pembelajaran | 5. Dialog interaktif pembinaan anti tawuran | Menumbuhkan kesadaran diri untuk tidak melakukan tawuran | Guru mengajak pihak berwajib (TNI/Polisi) memberikan pembinaan anti tawuran | 1. Menumbuhkan kesadaran pada murid untuk menghormati orang lain 2. Membangun hubungan yang positif antar sesama pelajar 3. Menumbuhkan kesadaran bahaya melakukan tawuran |
Keterampilan membangun Relasi
| Terintegrasi dalam pelajaran | 1. Membentuk kelompok Belajar Daring
| 1. Kolaborasi 2. Koordinasi 3. Menumbuhkan kemampuan mengelola tugas 4. menumbuhkan kemampuan menyatakan sikap dan menghargai 5. Menumbuhkan ruang diskusi | 1. Guru membimbing murid dalam pembentukkan kelompok
| 1. Melatih keberanian menyampaikan pendapat 2. Menghargai perbedaan pendapat
|
| Rutin di luar pembelajaran | 2. Membuat Program Green school
| 1. Kolaborasi 2. Koordinasi
| 1. Guru meminta murid membawa tanaman dari rumah 2. Menjalin kerjasama dengan pihak luar untuk pengadaan tanaman 3. Guru dan murid membuat taman di sekolah | 1. Memelihara lingkungan sekolah agar hijau dan asri 2. Melakukan perawatan secara terus menerus |
| Terintegrasi dalam Pembelajaran | 3. Melaksanakan pembelajaran projek based learning tentang sekolah sehat | 1. Kolaborasi 2. Koordinasi | Guru membimbing dan mengarahkan murid dalam pelaksanaan proyek | Melatih kerjasama agar terbentuk tim yang solid |
| Rutin | 4. Mengadakan acara memeriahkan kegiatan HUT RI atau PHBI
| 1.Kolaborasi 2.Koordinasi | Guru dan murid membuat susunan acara | Mengingatkan murid pentingnya makna ceremony HUT RI atau PHBI bagi generasi muda |
| Rutin | 5. Pondok Literasi | Membentuk komunitas hobi membaca | Guru dan murid berkumpul secara berkala melakukan bedah buku | Menumbuhkan kebiasaan membaca bisa membuka jendela dunia |
Pengambilan Keputusan yang Bertanggung Jawab
| Terintegrasi dalam pelajaran | 1. Melakukan penilaian tidak terstruktur dengan berbagai ragam produk/ hasil/cara penilaian, misal hasil bisa dalam bentuk gambar, cerita atau video | 1. Menumbuhkan kreativitas murid 2. Menumbuhkan rasa percaya diri 3. Menumbuhkan bagaimana menyusun skala prioritas 4. Berpikir kritis | 1. Guru memberikan penjelasan teknik penilaian yang akan dilakukan 2. Guru menyampaikan rubrik penilaian
| 1. Ketepatan waktu dalam pengumpulan tugas 2. Kesesuaian dengan minat dan gaya belajar (Minat dan profil )
|
| Protokol | 2. Bangun Komunikasi yang Efektif dan hubungan yang baik antar murid (Ruang Diskusi)
| 1.Kolaborasi 2. Empati | 1. Guru senantiasa memberikan bimbingan dan mengajarkan tentang kebajikan 2. Guru memberikan teladan | 1. Bersikap terbuka dalam menjalin komunikasi 2. Menghargai masukan dari orang lain 3. Menghargai perbedaan
|
| Rutin | 3. Musyawarah pembentukan kepanitiaan kegiatan | Diskusi, latihan demokrasi | Guru membimbing murid memilih kepanitiaan | Guru menjelaskan pentingnya musyawarah untuk mufakat |
| Rutin | 4. Pemilihan ketua kelas dan pembentukan struktur organisasi kelas | Latihan demokrasi | Guru membimbing murid menentukan kandidat | Mengingatkan murid untuk menerima hasil keputusan bersama (ketua kelas terpilih) |
| Protokol | 5. Musyawarah dalam pemberian tindakan untuk murid yang indisipliner | Bijak dalam membuat keputusan | Guru membuat keputusan dengan mempertimbangkan berbagai aspek | 1. Guru menjelaskan pentingnya musyawarah untuk mufakat 2. Menerima dan bertanggung jawab terhadap hasil keputusan bersama |
Komentar
Posting Komentar